Secarik Kertas Tua
Lagi beres-beresin laci mobil yang keliatannya gak pernah
disentuh selama 3 tahun ini. Tiba2 mata gue tertumbuk
ke sebuah buku kecil di dalamnya.
Kuambil buku itu, dan sesuai kebiasaanku, mulai
membuka halaman belakangnya.
Wah..wah.. ada sedikit catatan yang terlupa.
Bunyinya seperti ini:
"Sesungguhnya Allah SWT
memiliki hamba-hamba yang menegakkan
pohon kesalahan seperti menegakkan
dahan hati dan mereka menyirami
nya dengan air taubat lalu mem-
buahkan penyesalan dan kesedihan,
sehingga mereka gila tanpa penya
kit gila, bodoh tanpa kedunguan
dan kebisuan.
(lalu ada tanda panah ke kiri, sepertinya ada sambungannya)
Dan mereka adalah orang-orang
yang begitu dalam dan detail
mengenal Allah SWT dan utusan-
Nya. Mereka minum dengan
gelas kebersihan yang mewariskan
kesabaran bagi mereka sepanjang
bencana, kemudian hati mereka
merasa tenteram di alam Mala-
kut dan pemikiran mereka
<- (ada tanda panah ke kiri)
membumbung diantara rahasia
tabir Tuhan yang Maha Perkasa.
Mereka terlindung di bawah
daun penyesalan, dan membaca
lembaran kesalahan sehingga
mewariskan kesedihan bagi
diri mereka dan mengantar
mereka mencapai kezuhudan
yang tinggi dengan kewiraan yang
<- (tanda panah ke kiri lagi)
selamat. Mereka dapat merasakan
manisnya rasa pahit meninggal-
kan dunia, melunakkan kerasnya
tempat tidur sehingga mereka
mendapatkan bergunung kesela-
matan, bersenda gurau di taman
kenikmatan, mengarungi samudra
kehidupan, melintasi jembatan hawa
nafsu dan menaiki sampan
kepandaian"
Begitulah bunyi tulisan itu.
Cara pengetikan yang aneh itu karena
kuketik seperti adanya yang tertulis di buku kecil tersebut.
Sampai sekarang gue gak inget, kapan pernah menuliskan
hal ini. Dan ngapain juga kudu nulis2 kayak gitu?
Did i make a very big sin???
*arrghh* the heck...







0 Comments:
Post a Comment
<< Home