Thursday, August 23, 2007

Sekelebatan Pemikiran (Random?)

Wah... gila.. Nulis apa nih?? nulis apa ya??

Sialan banget emang, giliran kita punya waktu dan kesempatan buat nulis. Di saat itu juga semua ide yang sudah menuhin otak tiba-tiba lenyap tanpa meninggalkan sedikitpun jejak. Ini memang karena kebiasaan gue merenung dan berpikir saat be'ol (bagi yang gak ngerti, itu artinya berak/buang air besar). Biasanya gw menghabiskan waktu duduk dicloset antara 5 menit sampe 1 jam. Iya benar, cuma duduk aja. Walaupun proses aslinya sih kurang dari 3 menit.

Nah, biasanya saat gue ngejogrok (terjemahin sendiri deh artinya) itu tiba2 banyak pikiran melintas tanpa permisi. Kadang-kadang demikian bagusnya (menurut gue) yang nantinya mau gue tulis di blog biar gak lupa. Dan tujuan mulia itu hilang begitu saja setelah menekan tuas flush. Begitu kaki melangkah keluar w.c. saat itu juga gue terbanting ke realitas sekarang, akibatnya semua himpunan pikiran yg sudah susah payah dirangkai hilang seketika.

Oke, cukup alasannya (pembaca gak punya waktu untuk omong-kosong dan baca alasan yang keliatannya dibuat-buat begitu).

Yang masih berbekas saat gue ngetik sekarang adalah tentang Random. Sering juga kata-kata ini gue dengar dari sobat gue di ujung sana, dan juga bisa kita jumpai saat memberi perintah Randomize di pemrograman.

Apanya sih yang menarik?
Gak tau juga ya, ini penting apa ngga. Bodo amat ah...

Nah..nah.. mulai deh ngoceh sendiri.

Random, gue terjemahin secara bebas adalah acak.
Sesuatu yang sulit ditemukan polanya. Benarkah begitu??
Saat be'ol, gue berpikir, apa sebenarnya random ini. Begitu perkasanyakah dia? Setelah sekian lama (maklum otak gue agak bodoh), akhirnya tercetus pemikiran.

Random adalah ketidak-mampuan manusia memetakan sebuah pola dari semua hal yang dapat dipikirkan manusia. Atau, sebuah jawaban gampang yang tidak mengharuskan si penjawab menjelaskan sesuatu secara detail kepada si penanya. Bila dipikirkan lebih mendalam, banyak hal yang saat ini telah ditemukan polanya mungkin dianggap random 10, 20, 30, 100, 500, 2000 tahun yang lalu. Jadi, bila saat ini kita menemukan penggunaan kata random, maka yakinilah bahwa hal itu tidak demikian, dianggap begitu karena teknologi kita belum mampu dan pikiran kita belum sampai kesana untuk melihat lebih detail yang bisa dilihat.

Apa sebenarnya yang mau gue sampaikan?
Saat berpikir sampai ke paragraf di atas, tiba-tiba gue teringat akan Al-Qur'an tentang penciptaan. Disitu digambarkan bahwa alam semesta diciptakan dalam sebuah keteraturan, bukan dalam sebuah kebetulan. Bila alam semesta ini tercipta dalam keteraturan yang sudah pasti mengikuti sebuah pola yang ditetapkan, sudah pasti juga semua kejadian berikutnya bukanlah peristiwa acak. Semuanya pasti mengikuti plot yang amat sangat canggih. Dan entah bagaimanapun rumitnya, bila mengikuti sebuat plot maka hal tersebut menjadi tidak random karena memang ada polanya. Dan sekali lagi, karena kelemahan pemikiran saat ini dan juga teknologinya, maka hal rumit yang sudah ada polanya dengan gampang akan disebut random.

Tanpa perlu memaparkan contoh2 rumit yang nantinya akan membuat tulisan ini panjang gak karuan dan terlalu bertele-tele. Satu hal yang ingin gue sampaikan. Random itu tidak ada. Bahkan secara ekstrim, yang benar-benar random itu cuma Tuhan. Tapi Tuhan bukan random. (heheheh aneh ya, karna kalo ada sebuah pemikiran tentang wujud Tuhan, maka dengan mudah akan dibantah dengan "Tuhan bukan itu". Tuhan tidak bisa diwujudkan dalam bentuk ciptaannya. Lagi2 jawaban mudah tanpa perlu banyak penjelasan.)

Yang menarik saat ini bagi gue adalah menentukan masa depan. Sampai saat ini gue selalu berpikir masa depan adalah misteri, yah lebih gampang lagi, apa yang terjadi nanti adalah benar-benar murni peristiwa acak. Tetapi kalo melihat pernyataan gue sebelumnya, masa depan tidak acak. Kalau begitu, kita bisa mendapat gambaran yang pasti, masa depan itu akan seperti apa. Bila gambarnya begitu jelas, seperti gambar yang kita lihat saat ini, kita bisa mengambil keuntungan dari hal tersebut (terserah mo ambil untung kayak apa). Yang jelas cari dulu polanya.... Ini yang mungkin nanti gue pikirkan lagi.

Saat ini, gue udah ngantuk berat :D :D :D

0 Comments:

Post a Comment

<< Home