Wednesday, September 20, 2006

Z - N Wedding (in my Angle)

Tgl 17 September 2006,
adalah hari pernikahan Z - N, temen-temen gue satu SMA. Beruntung banget gue bisa meliput acaranya mulai dari rumah mempelai pria. Gue pikir, ga ada salahnya kalo gue share gambar2 bersejarahnya, mungkin ada yang bisa dipelajari dari gambar ini.

Berikut adalah gambar-2 yang sebenarnya, hanya dialognya aja yang fiktif.

Baiklah, mari kita mulai....

1. Pertama-tama, parkirlah mobil anda dengan benar sebelum berangkat.
Dari gambar di atas, jangan diliat gaya orangnya, lihat mobilnya. Diparkir dengan benar di bawah pohon. Bukan di atas pohon.

2. Cek peralatan dokumentasi
Mempelai dan paparazi saling berkolaburasi.

3. Pastikan rute yang benar menuju lokasi akad nikah.

Begini akibatnya, entah karena kurang kordinasi dengan petugas DLLAJR atau salah jalan, konvoi 8 mobil tiba-tiba berhenti dan parkir di kiri jalan tempat mangkal para angkot yang beroperasi di daerah Cikokol. Untung saat itu hari minggu, jadi para angkot memilih untuk mengalah.

Masing-masing peserta konvoi punya cara yang unik saat menunggu di pinggir jalan. Berikut ini contohnya:
Singkat kata, rombongan pun tiba di lokasi akad nikah. Apa saja yang harus dilakukan di sana??

1. Baris yang rapi
Fiuhh... akhirnya rapi juga tu rombongan.

Tips: Jangan berlama-lama membentuk barisan di bawah terik matahari. Sediakan payung bila pernikahan dilakukan di musim hujan.

2. Pastikan paparazi anda bekerja dengan benar.
Hmm...kalo paparazi ini, keliatannya bukan yang punya hajat yang dipoto. Gue yakin isi kameranya pasti cewe-cewe doang....

3. Setelah duduk di dalam, ya sudah ikuti saja. Biarkan acara itu mengalir apa adanya.

4. Untuk ijab-kabul, diperlukan juga fisik yang kuat.

Tampak di bawah meja, Z sedang melatih otot-otot telapak tangannya. (Kalo menurut gue, itu sih tegang namanya).

5. Ini dia, critical moment...

Usahakan suara yang lantang, jadi kalo ada yang keliru, gue yang pertama kali teriak "Gak Sahh..." :D
6. Jangan lupa, bawa peralatan baca bila anda mengalami gangguan pada mata. Belajar baca akan lebih baik bila anda sama sekali tidak bisa baca aksara.
7. Ups, jangan lupa, belajar menulis juga ya. Juga melengkapi diri dengan berbagai pengetahuan umum. Sapa tau nanti di tanya saat akad.
8. Akhirnya.. pasang cincin deh... Saat memasang cincin harus tenang, biar lancar dan tidak tersendat-sendat

9. Hey.. belum lengkap tanpa foto gabungan keluarga baru

10. Nahh beres deh.... Akhirnya dapet juga tuh Surat Ijin Hidup Bersama Di Bawah Satu Atap.
Jadi ga perlu lagi ngumpet-ngumpet atau ucing-ucingan sama warga yang sering razia kos-kosan. Tul ga Ril :D :D :D

Well, We wish you all the best we can think. Be a happy family, forever.










Wednesday, September 13, 2006

Mapia

Terinspirasi oleh tulisannya si mang-Q.
And mumpung tulisan dia belum di patenkan, ya udah... gw jiplak aja langsung ^_^...

Mulai dari mana ya??

Tempat kerja aja deh...
Kantor gue:



Rumah Gue:



Daerah komplikated antara rumah dan kantor:



Tempat nongkrong gue:




Thx wikimapia